Selasa, 16 Agustus 2011

"Kung Fu Panda 2" (2011)

Mungkin tak banyak teman yang tahu bahwa saya adalah penggemar "Kung Fu Panda" (2008). Saya sendiri memang jarang menyebutkan judul film ini bila berdiskusi soal film dengan teman-teman penggemar film. Padahal, sejak pertama kali menonton film tersebut bersama teman kuliah saya saat itu, saya langsung jatuh cinta dengan film ini. Bagaimana tidak? Selain lucu dan menggemaskan, film ini sarat dengan pesan moral yang kuat, tak menggurui, dan cukup realistis. Film animasi ini bagi saya memiliki arti lain. But, come on, IBS! It's Hollywood! Hey, WHY NOT? :p

Saya sendiri sebenarnya sudah tahu bahwa film "Kung Fu Panda" akan dibuat sekuelnya yang mungkin akan dirilis di tahun 2011. Saya pun menantikannya, hingga siang tadi ketika saya membuka situs 21 cineplex, saya menemukan bahwa sekuel dari film tersebut sudah diputar di sejumlah bioskop Bandung. Saya tentu SANGAT RIANG! Segera saja saya memesan tiket untuk menontonnya.

Selama menontonnya, saya beberapa kali menitikkan air mata. Saya sangat terharu! Ternyata, sekuel dari "Kung Fu Panda" ini terasa begitu menyentuh, berbeda, dan memiliki kedalaman cerita yang jauh lebih baik ketimbang bagian pertamanya. "Kung Fu Panda 2" berfokus pada Shen, seekor merak yang serakah dan memiliki dendam atas masa lalunya, yang berencana menghancurkan Kung Fu dan menguasai Cina. Inilah poin di mana Po, sang panda yang lucu, konyol, sekaligus "master" ini harus berjuang melawan Shen yang cukup berbahaya.

Petualangan yang cukup seru pun dimulai. Tapi, yang membuat saya terkejut atas film ini adalah kedalaman ceritanya. Di sana, diceritakan bahwa Po merasa penasaran dengan masa lalunya, yang makin lama akhirnya terungkap. Kemudian, Po mendapatkan sebuah renungan yang membuat saya menangis: masa lalu bukanlah penentu dari masa depan kita, tapi apa yang kita lakukan sekarang lah yang menjadi penentu masa depan kita. Saya benar-benar terkejut dan langsung menangis! Mungkin renungan seperti itu cukup klise dan basi untuk diketahui. Namun, penyampaiannya yang sangat menyentuh itulah yang membuat saya benar-benar terharu - yang akhirnya saya renungkan sendiri terhadap diri saya yang sekarang.

Seperti halnya pada bagian pertamanya, aksi kung fu serta humor di dalamnya dituturkan dengan cukup natural serta sangat asyik untuk diikuti. Untuk sekadar hiburan, menurut saya, film ini bukan cuma menghibur, tapi juga memberi khazanah bathin akan masa lalu, masa kini, dan masa depan. Saya benar-benar puas menonton film ini! Benar-benar puas!




Rating for "Kung Fu Panda 2": 5 stars*

)* This is it:
1 stars : So Bad!! (Sangat Buruk!!)
2 stars: Still Bad... (Masih Buruk...)
3 stars: Not Bad... (Lumayan...)
4 stars : Good... (Bagus...)
5 stars: Very Good!! (Sangat Bagus!!)